Aplikasi dan isi
Bangunan dan kehidupan
Mungkin analogi itu sedikit dipaksakan, tetapi bagi saya keduanya memang ada kesamaan.
Alhamdulillah, aplikasi-aplikasi yang bisa menjadi wadah untuk memfasilitasi pekerjaan saya di dunia pendidikan rasanya sudah cukup, dari mulai format edukasi berupa kursus online, wiki, blog, hingga terakhir berupa kombinasi perpustakaan terbuka dan marketplace buku. Semua link aplikasinya saya gabungkan di halaman inibudi.or.id.
Memang terkesan nice to have, ketika sudah banyak aplikasi lain yang bisa kita gunakan langsung tanpa perlu repot membuatnya, kan? Tetapi kalau diibaratkan ke bangunan itu seperti "tinggal di rumah sendiri walaupun kecil itu lebih nyaman dan leluasa". Begitu pun aplikasi-aplikasi itu, selama data-data dan file backup ada di tangan kita, mau dirombak, dipindah server atau bagaimanapun ya gimana kita, kan?
Namun tentu ada resiko, kalau kita mengelola sendiri maka akan lelah dalam membangunnya. Tetapi, alhamdulillah seperti saya sampaikan sebelumnya, fase membangun itu rasanya sudah cukup. Selanjutnya tinggal merawat dan mengisinya agar lebih hidup, layak dikunjungi tetangga (pengguna).
Oh iya, tulisan ini terinspirasi dari terjadinya gangguan aplikasi Ipusnas yang hampir 2 bulan dan pembatasan Wikipedia untuk pengguna dari Indonesia.
Kembali Fokus ke Pemanfaatan Aplikasi
29 March 2026
•
1 menit baca